Mengenal Informasi Mengenai Mesin Antrian Yang Jarang Diketahui Orang Banyak

 

Budaya antri merupakan budaya yang sudah dikenal dan dipraktekkan di seluruh dunia. Budaya ini menjadi salah satu warisan budaya yang masih bertahan hingga saat ini. Hal ini sangat mencerminkan bahwa orang tersebut sangat teratur dan menyukai kerapihan.

Walaupun di sebagian tempat budaya antri tidak berjalan baik, namun di sebagian besar tempat umum lainnya yang biasa kita kunjungi budaya tersebut masih berjalan. Misalnya di bank, kantor pajak, layanan instansi, rumah sakit dan sebagainya. Hal tersebut sangat membantu pelayanan di tempat tersebut lebih tertib dan juga teratur. Untuk mempermudah, mereka biasanya menggunakan mesin khusus antrian.

Pengertian Mesin Antrian

Mesin antri ialah mesin yang mengeluarkan nomor antrian di sebuah tempat tertentu sesuai kebutuhan pengunjung. Mesin ini biasanya digunakan agar para pengunjung bisa lebih tertib dan lebih teratur saat ingin mendapatkan pelayanan. Mereka yang datang dan mengambil nomor antrian paling awal maka akan dilayani paling awal.

Setiap pengunjung harus bersabar dan menunggu hingga nomor antrian yang didapatkannya di panggil oleh petugas pelayanan. Biasanya mesin tersebut akan terhubung dengan komputer atau sistem yang ada di bagian pelayanan. Sehingga, petugas pelayanan bisa mengetahui jumlah nomor antrian yang akan dilayaninya.

Mesin antrian ini akan lebih memudahkan para petugas pelayanan. Hal itu dikarenakan para petugas tidak perlu setiap saat membantu para pengunjung untuk mengambil nomor antrian. Biasanya satpam atau security yang selalu membantu pengunjung mengambil nomor antrian sesuai kebutuhannya masing-masing.

Para petugas pelayanan hanya fokus pada pelayanan itu sendiri. Untuk memanggil nomor antrian berikutnya, para petugas cukup menggunakan aplikasi yang sudah terhubung pada komputer atau sistem pelayanan. Saat pengunjung menghampiri tempat pelayanan, pars petugas akan menampung kertas nomor antrian tersebut sebagai data.

Fungsi Mesin Antrian

Kehadiran mesin antri tentunya sudah memiliki fungsi atau kegunaannya tersendiri. Fungsi utama dari mesin ini ialah sebagai manajemen atau mesin pengatur antrian pengunjung pada suatu tempat pelayanan. Mesin tersebut akan mempermudah para pengunjung dalam mendapatkan pelayanan.

Selain itu, mesin ini berfungsi untuk membantu petugas di tempat layanan tersebut. Para pengunjung bisa mendapat pelayanan sesuai dengan urutan kedatangan mereka. Sehingga, mereka akan dilayani dengan adil karena sesuai dengan nomor antrian yang tidak bisa dirubah. Pelayanan bisa berjalan dengan lebih tertib dan juga aman.

Mesin antrian hadir untuk meringankan pekerjaan petugas pelayanan. Jika, belum terbiasa menggunakannya, petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk biasanya akan siap membantu untuk mengambil nomor antrian. Para pengunjung akan lebih patuh karena sudah ada nomor antrian hingga mereka dipanggil sesuai nomor urutnya.

Pelayanan di tempat tersebut bisa berjalan dengan aman dan nyaman karena adanya nomor antrian dari mesin tersebut. Biasanya tempat yang tidak menggunakan mesin antri, pelayanannya tidak begitu kondusif bila dibandingkan dengan tempat yang menggunakan mesin untuk nomor antrian.

Jenis Mesin Antrian

Mesin antri memiliki beberapa jenis sesuai bentuk, cara penggunaan dan juga tipenya. Berikut beberapa jenis mesin antri tersebut.

  1. Mesin Antri Tombol

Mesin yang satu ini menggunakan tombol ding dong atau tombol analog untuk menjalankan fungsinya. Tombol tersebut akan mengeluarkan nomor antrian sesuai urutannya pada kertas thermal.  Mesin ini menggunakan computer custom yang di desain khusus agar bisa menjalankan sistem antrian yang sederhana.

  1. Mesin Antri Touchscreen

Mesin ini menggunakan komputer custom yang akan menampilkan opsi dan perintah saat akan mengambil nomor antrian. Mesin ini menggunakan software yang dirancang khusus hingga dapat di akses pada sistem pencetak nomor antrian melalui perintah touchscreen. Mesin ini berupa layar komputer LED yang cara kerjanya hanya tinggal di sentuh saja pilihannya.

  1. Mesin Antri Linier

Mesin antrian ini merupakan mesin yang menggunakan sistem antrian dengan pelayanan hanya pada 1 loket. Pada mesin ini terdapat beberapa pilihan pelayanan yang kemudian bisa dipilih sesuai kebutuhan para pengunjung. Setelah itu, barulah sistem akan bekerja mengeluarkan nomor antrian berupa kertas kecil seperti biasanya.

  1. Mesin Expand

Mesin ini memiliki fungsi yang sama seperti mesin antri lainnya. Namun, mesin ini bisa menghubungkan pengunjung dengan loket pelayanan yang lebih dari 1 loket. Mesin ini akan sangat membantu pada saat pengunjung sedang ramai. Para pengunjung bisa saja di panggil oleh 2 loket sekaligus. Sehingga, pelayanan tidak berfokus pada satu loket saja.

Software / Aplikasi Mesin Antrian

  1. Jogja SoftwareAntrian

Software atau aplikasi ini menggunakan sistem dimana setiap pengunjung yang pertama datang, maka ia juga akan pertama dilayani. Software ini menggunakan sistem operasi Windows XP yang juga dilengkapi dengan suara untuk memanggil nomor antrian. Anda harus menyediakan ruang memori sebesar 16 GB untuk bisa memasang aplikasi ini.

  1. Tobasa

Aplikasi ini dikembangkan oleh orang Indonesia. Aplikasi ini menggunakan sistem open source atau sumber terbuka. Sehingga, para pengunjung dapat melihat kode sumber antrian. Sama seperti aplikasi lainnya, aplikasi ini bisa membantu membuat antrian lebih tertib. Menariknya lagi, aplikasi ini bisa di pasang di Windows 7 dimana banyak orang yang sudah menggunakannya.

  1. AntrianKu

Aplikasi mesin antrian ini terdiri dari beberapa fitur seperti mengekspor laporan ke format excel, melakukan print, menampilkan teks berjalan, dan lain-lain. Aplikasi ini kini lebih banyak digunakan karena lebih kekinian dan fiturnya lebih uptodate. Selain itu, aplikasi ini bisa digunakan secara gratis maupun dengan mode berbayar.

Asal Mula Mesin Antri

Sebelum ada mesin antri, tentunya ada istilah antrian terlebih dahulu. Konsep antrian ini pertama kali ditemukan oleh seorang insinyur asal Denmark bernama A.K Erlang tahun 1910. Ia merupakan pegawai di sebuah perusahaan telepon di daerah Kopenhagen. Awalnya ia membuat eksperimen sambungan telepon secara otomatis untuk banyak orang.

Akan tetapi, operator semakin sibuk dan para penelpon semakin banyak. Sehingga mereka harus menunggu giliran. Dari sanalah ia terinspirasi untuk membuat antrian bagi para penelpon. Tepatnya setelah perang dunia ke 2 teori antri ini mulai berkembang. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan zaman munculah mesin antrian sebagai alat yang lebih memudahkan antrian.

Awalnya sistem antrian dijalankan secara manual menggunakan kartu antrian yang dibuat sendiri. Lama kelamaan mesin antri mulai digunakan karena lebih praktis dan mudah digunakan. Kini mesin antri sudah bisa digunakan menggunakan tombol khusus maupun menggunakan layar sentuh dengan fasilitas yang memadai.

Demikianlah beberapa informasi mengenai mesin antrian dimana tak begitu banyak orang yang tahu mengenai informasi ini. Kehadiran mesin ini bisa membuat budaya antri bertahan sampai kapanpun. Yang tak kalah penting lagi setiap orang harus membudayakan tertib di depan umum maupun mesin antri sudah ada. Pastikan selalu mematuhi aturan yang berlaku agar bisa lebih tertib lagi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *